
BEKASI, iDoPress – Sejumlah pengendara berharap proyek perbaikan jalan di Oprit Barat Jembatan Kemang Pratama, Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, dapat diselesaikan tepat waktu.
Perbaikan jalan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Rabu 1 Juli hingga Rabu 15 Juli 2026.
Selama proses pengerjaan, sebagian lajur ditutup sehingga menyebabkan penyempitan ruas jalan dan antrean kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk.
Rafli (28), salah seorang pengendara sepeda motor yang hampir setiap hari melintasi Jalan Raya Pekayon, mengatakan, kemacetan akibat penyempitan jalan masih bisa dipahami karena proyek tersebut bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur.
Meski demikian, ia berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.
"Harapannya semoga bisa selesai tepat waktu. Jangan sampai molor, karena masyarakat yang setiap hari lewat sini bisa makin lama kena macetnya," ujar Rafli saat ditemui di lokasi, Kamis (2/7/2026).
Menurut Rafli, warga sudah cukup lama menghadapi gangguan lalu lintas sejak Jembatan Kemang Pratama mengalami ambles pada 2025 dan memasuki tahap perbaikan.
Karena itu, ia berharap rekonstruksi jalan yang sedang berlangsung menjadi tahap akhir sehingga akses menuju Kemang Pratama dan Pekayon dapat kembali normal.
"Pokoknya jangan sampai molor karena dampaknya pasti semakin besar buat pengguna jalan," ucapnya.
Hal senada disampaikan Pujiono (55). Ia berharap pemerintah dan kontraktor dapat menyelesaikan proyek sesuai target agar masyarakat tidak terlalu lama menghadapi kepadatan lalu lintas.
"Ya sesuai target aja lah. Biar warga enggak perlu was-was kejebak macet pas lewat sini," kata Pujiono.
Meski mengeluhkan kemacetan, Pujiono menilai perbaikan jalan tetap diperlukan demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama setelah pembangunan Jembatan Kemang Pratama yang baru rampung.
"Kalau hasil akhirnya membuat jalan lebih aman dan nyaman tentu kami mendukung," ujarnya.
Sebagai informasi, Jalan Raya Pekayon merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan kawasan Pekayon, Kemang Pratama, Galaxy, Jatiasih, hingga Jalan Ahmad Yani.
Ini menyebabkan terjadinya kepadatan lalu lintas karena jalan tersebut merupakan jalur penghubung antarkawasan.