
JAKARTA, iDoPress - Komisi III DPR menggelar rapat tertutup dengan Dirkrimum Polda Sumatera Utara (Sumut) Komisaris Besar Cornelis Mangarahon Simanjuntak dan Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Jean Calvijn Simanjuntak di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Mereka rapat mengenai mantan istri anggota Polri di Medan berinisial WL yang disebut meninggal karena bunuh diri dengan menggunakan senjata api milik mantan suaminya, Bripka IH.
Anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat Hinca Pandjaitan menyampaikan bahwa DPR menggelar rapat tertutup karena kasus ini sangat sensitif.
"Kita memutuskan tadi untuk tertutup, karena memang masih proses penyidikan dan sangat sensitif," ujar Hinca dalam jumpa pers di Gedung DPR, Selasa.
Selain itu, kata Hinca, DPR juga menghormati perasaan keluarga korban sehingga membuat rapat tertutup.
"Menghormati rasa perasaan keluarga korban, sampai nanti pada waktunya kita bukakan," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, W ditemukan meninggal dunia di rumah mantan suaminya bernama Bripka I.
Jenazahnya ditemukan di kamar mandi dengan peluru yang bersarang di kepala.
Sampai saat ini, kematian W disebut polisi karena dugaan bunuh diri menggunakan senjata api milik Bripka I.
Petugas berwajib juga sudah melakukan otopsi di rumah sakit Bhayangkara Medan beberapa waktu lalu.
Dan hasilnya, tidak ada ditemukan dugaan penganiayaan.
Sementara itu, keluarga W melalui kuasa hukumnya bernama Paul Tambunan, secara resmi telah membuat laporan polisi di Polda Sumut, Kamis (6/8/2026) malam.
Mereka menempuh jalur hukum ini karena merasa ada kejanggalan di balik kematian W.
"Sekitar jam 19.00 WIB kita tiba di Polda. Selesainya itu jam 00.00 WIB. Yang sudah diambil klarifikasi itu bapaknya W selaku pelapor. Semalam memang pihak Polda mau ambil keterangan juga ke ibunya, tapi karena kondisi ibunya kena stroke, jadi minta waktu," kata Paul kepada iDoPress, Jumat (7/8/2026).
Catatan redaksi:
Depresi hingga keinginan bunuh diri dapat terjadi pada siapa saja. Segera konsultasi dengan profesional jika Anda mengalami masalah kesehatan mental.
Kontak bantuan:
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/