Bepergian

Wamenlu Bakal Kumpulkan Dubes RI untuk Timur Tengah dan Afrika Utara

Jun 16, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta mengatakan, Kementerian Luar Negeri berencana segera mengumpulkan seluruh duta besar (dubes) Republik Indonesia di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Anis mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan untuk merumuskan langkah strategis dalam menggenjot hubungan ekonomi bilateral di tengah situasi geopolitik yang dinamis.

"Dalam waktu dekat kita juga akan mengumpulkan dubes-dubes kita di seluruh Timur Tengah dan Afrika Utara untuk merumuskan langkah kita ke depan bagaimana meningkatkan hubungan ekonomi khususnya dengan kawasan ini," kata Anis Matta saat ditemui di Menara Kompas, Jakarta, Senin (16/5/2026).

Anis kemudian menekankan pentingnya mendongkrak volume perdagangan dengan kawasan tersebut yang saat ini dinilai sudah menunjukkan performa baik.

"Meningkatkan trade-nya yang sekarang sudah bagus tapi kita perlu mencapai angka yang lebih bagus lagi di tengah guncangan perang yang menyebabkan gangguan logistik di kawasan ini gitu ya," ujarnya.

Anis mengungkapkan, fokus kerjanya saat ini akan lebih banyak diarahkan pada penguatan hubungan bilateral guna meningkatkan volume agregat hubungan Indonesia dengan dunia Islam.

Ia juga menyoroti tantangan terbesar dalam meyakinkan negara-negara mitra di Timur Tengah.

Menurutnya, kerja sama yang dibangun harus berlandaskan alasan yang lebih strategis, melampaui ikatan historis atau agama semata.

"Memang saya merasakan bahwa masalah yang paling berat itu adalah menjelaskan kepada mereka mengapa Indonesia harus menjadi strategic partner teman-teman di Timur Tengah itu bukan hanya karena alasan agama, alasan identitas, atau alasan sejarah, tapi justru alasan yang jauh lebih juga lebih strategis," ucapnya.

Sejauh ini, respons dari kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara diakui sangat positif.

Hal ini terlihat dari tingginya frekuensi kunjungan timbal balik antara Presiden Indonesia dan para pemimpin dari negara-negara Arab serta Teluk.

Sempat Tertunda Perang, Maroko Jadi Pilihan Lokasi

Pertemuan dengan para dubes tersebut mulanya direncanakan sejak awal tahun, namun harus tertunda akibat eskalasi konflik.

"Sebenarnya ini dari Januari yang lalu kita rencanakan tapi karena perang ini tertunda, tertunda kita berharap insyaallah kalau sudah tampak ada tanda-tanda lebih damai kita segera bisa berkumpul," ungkapnya.

Anis mengungkapkan, Maroko dibidik menjadi lokasi pertemuan bagi sekitar 20 hingga 22 KBRI yang berada di kawasan tersebut karena pertimbangan aksesibilitas.

"Ini saja pertimbangannya sebagiannya juga masalah apa namanya logistik dan seterusnya, rute, pilihan rute yang lebih lebih banyak saja," ujarnya.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang