Tech

Kemenkes Ungkap Pola Kematian Masyarakat Bergeser, Banyak Terjadi pada Usia Produktif

Aug 4, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa pola kematian masyarakat Indonesia kini mengalami pergeseran.

Jika sebelumnya angka kematian didominasi bayi dan anak-anak, kini angka kematian bayi terus menurun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan, Maria Endang dalam acara Evaluasi, Capaian, dan Langkah Strategis Program Cek Kesehatan Gratis, di Kementerian Kesehatan, Selasa (4/8/2026).

"Masalah kita sebetulnya nomor satu, kita sudah turun angka kematian bayinya. Kematiannya bergeser. Kalau dulu mungkin kita sering dengar anak meninggal waktu kecil. Sekarang sudah tidak sering lagi," kata Endang, dalam paparan di Kementerian Kesehatan, Selasa (4/8/2026).

Menurut Endang, kondisi tersebut berbeda dengan saat ini.

Masyarakat kini lebih sering mendengar kasus seseorang meninggal mendadak akibat serangan jantung saat berolahraga atau beraktivitas.

Ia mengungkapkn, dalam lima tahun terakhir terjadi pergeseran usia kematian.

Saat ini, kematian lebih banyak terjadi pada kelompok usia 35 hingga 60 tahun.

"Kita hidup, lahir, bertahan hidup, tetapi kemudian mulai meninggal pada usia 35, 39, kemudian 50 sampai 60 tahun. Ini yang ingin kita cegah," ucap dia.

Kondisi tersebut menjadi alasan pemerintah memperluas program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya mendeteksi dini faktor risiko penyakit sebelum berkembang menjadi penyakit berat yang berujung pada kematian.

Hingga 31 Juli 2026, program CKG telah menjangkau 73 juta penduduk, melampaui capaian sepanjang 2025 yang mencapai 70 juta orang.

"Kita ingin mencegah masyarakat jangan sampai menderita penyakit yang menyebabkan kematian. Karena itu deteksi dini menjadi sangat penting," kata Endang.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang