Tech

Pemerintah Alokasikan Rp 3 Miliar untuk Setiap Kopdes Merah Putih

Jul 17, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengungkapkan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 3 miliar untuk setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.

“Agrinas ini untuk setiap desa itu dialokasikan Rp 3 miliar setiap desa,” kata Joao, usai menghadiri Seminar Nasional KDKMP di TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).

Menurut Joao, dana tersebut digunakan untuk pembangunan fisik gerai serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung operasional koperasi.

Ia menuturkan, anggaran itu mencakup pengadaan kendaraan operasional, seperti mobil pikap, truk, dan sepeda motor roda tiga.

Selain itu, juga digunakan untuk melengkapi gerai dengan sistem rak, sistem point of sales (POS), digitalisasi, CCTV, serta AC.

“Dan segala kebutuhan atau kurang lebih 26 poin barang-barang yang kita suplai sebagai sarana prasarana untuk mendukung operasionalisasi setiap gerai tersebut,” ucap dia.

Saat ditanya apakah anggaran Rp 3 miliar tersebut berasal dari APBN atau mendapat dukungan pendanaan dari Danantara, Joao mengatakan, sumber pembiayaan program itu berasal dari dana desa yang dialokasikan untuk kegiatan ekonomi produktif.

“Mungkin seperti yang teman-teman sudah tahu semua bahwa itu adalah anggaran di anggaran desa, dana desa yang direlokasi untuk melakukan kegiatan ekonomi yang lebih efektif, efisien, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa melalui program ini,” ujar dia.

Ketika kembali ditanya apakah artinya pendanaan itu bukan berasal dari Danantara, Joao menjelaskan bahwa Danantara berperan sebagai penyedia pendanaan awal melalui skema yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Menurut dia, melalui skema tersebut, pemerintah tidak perlu langsung menggelontorkan seluruh anggaran dari APBN pada tahun berjalan.

Danantara terlebih dahulu menyediakan pembiayaan, sementara pemerintah melalui Kementerian Keuangan melakukan pembayaran secara bertahap.

Joao menilai, skema itu juga menjaga perputaran dana di sektor perbankan serta memberikan kepastian pembayaran karena kredit yang diberikan mendapat jaminan dari negara.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang