Tech

Alirannya Diduga Jadi Mal Bintaro Xchange, Kondisi Kali Ciputat Menghitam dan Tak Mengalir

Apr 23, 2026 IDOPRESS
Kondisi kali Ciputat yang alirannya diduga beralih fungsi menjadi mal Bintaro Xchange tampak menghitam dan tak mengalir.

TANGERANG SELATAN, iDoPress -Aliran Kali Ciputat yang berada di Bintaro Jaya Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), terputus dan diduga dialihfungsikan untuk dijadikan Bintaro Jaya Xchange (BXc) Mall.

Hal itu diketahui saat Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Kota Tangerang Selatan melakukan inspeksi lapangan terkait penataan ruang dan pengendalian banjir, Selasa (21/4/2026).

Berdasarkan pantauan iDoPress di lokasi, kali yang dimaksud dalam inspeksi tersebut berada tepat di seberang Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) dan dekat dengan cafe Rumah Go'A.

Di lokasi tersebut, aliran kali tampak tidak seperti kali pada umumnya. Air terlihat tenang dan tidak mengalir deras, bahkan pada beberapa bagian tampak seperti tidak memiliki arus.

iDoPress/INTAN AFRIDA RAFNI Kali Ciputat yang disebut mengalir melewati mal, namun justru kali tersebut terlihat berbelok dan mengarah daerah Pondok Aren, Tangsel, Kamis (23/4/2026).

Meski tidak menimbulkan bau menyengat, warna air kali itu terlihat menghitam.

Ketua Pansus Ahmad Syawqi mengatakan, terdapat indikasi perubahan aliran kali yang seharusnya melewati mal Bintaro Xchange. Aliran tersebut justru berbelok.

"Kemarin kita temukan ada perubahan aliran sungai di badan sungai di Pondok Aren," ujar Syawqi saat dihubungi iDoPress via WhatsApp, Kamis (23/4/2026).

Saat disusuri, aliran kali tersebut berbelok ke arah Stasiun Jurangmangu dan mengarah ke daerah Pondok Aren.

Padahal, menurut Syawqi, aliran sungai tersebut seharusnya mengarah ke kawasan yang kini menjadi lokasi Mal Bintaro Xchange.

iDoPress/INTAN AFRIDA RAFNI Kondisi kolong jalan Tol Bintaro yang disebut harusnya jadi tempat mengalirnya kali, justru malah kosong dan ditumbuhi oleh tanaman liar, Kamis (23/4/2026)

Perubahan aliran ini diduga berdampak pada meningkatnya risiko banjir di wilayah utara Pondok Aren, termasuk kawasan Maharta yang kerap terdampak banjir.

"Itu kan Maharta dan sekitarnya kan banjir juga. Itu kan efeknya ke utara Pondok Aren situ, karena kan itu alirannya Kali Ciputat," kata dia.

Syawqi menjelaskan, Kali Ciputat memiliki dua jalur aliran. Namun,setelah adanya peralihan fungsi, salah satu aliran kali tersebut mati dan diduga menjadi penyebab banjir.

"Efeknya kan udah pasti kebayang, namanya aliran sungai dan itu kan debitnya juga pasti tinggi kalau curah hujan tinggi," jelas dia.

Oleh karena itu, pihaknya memanggil tiga orang perwakilan dari Jaya Real Property (JRP) untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (22/4/2026).

Dalam rapat tersebut, kata Syawqi, pihaknya meminta dokumen terkait penyerahan aset, termasuk luasan lahan pengganti yang mencapai sekitar 35.000 meter persegi.