Tech

Marak "Rayap Besi" di Jakarta, Pramono Minta Pelaku Segera Ditangkap

Apr 14, 2026 IDOPRESS
Gubernur DKI Pramono Anung soroti maraknya pencurian besi di JPO dan fasilitas umum. Ia minta pelaku ditindak tegas, pasang CCTV.

JAKARTA, iDoPress - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti maraknya pencurian besi di fasilitas umum seperti jembatan penyeberangan orang (JPO). Ia meminta agar pelaku ditindak tegas karena aksinya dinilai mengganggu ketertiban umum dan membahayakan warga.

“Kalau kemudian masih ada yang mengambil atau mencuri besi-besi yang ada di JPO, saya akan mendorong untuk diambil tindakan tegas kepada siapapun itu, karena ini udahmengganggu ketertiban umum,” ucap Pramono di Kantor Bina Marga, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah membenahi berbagai fasilitas kota.

Karena itu, pelaku pencurian diharapkan bisa segera ditangkap agar tidak terus meresahkan masyarakat.

“Dan Jakarta pelan-pelan kita benahi, mudah-mudahan orang siapapun yang akan melakukan itu segera kita bisa tangkap,” katanya.

Menurut Pramono, salah satu pencegahan yang dilakukan adalah dengan memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah JPO.

“Sekarang ini hampir semua JPO saya udah minta untuk mulai dipasang CCTV,” tutur Pramono.

Salah satu kasus pencurian terjadi di JPO Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat.

Seorang pria berinisial R (38) tertangkap warga saat diduga hendak mencuri pelat besi pada Minggu (5/4/2026) dini hari.

Warga setempat, Didi (37) mengungkapkan, saat itu ada pengguna jalan yang melihat aksi R yang sedang membongkar baut di atas JPO.

Informasi itu kemudian dilaporkan ke petugas keamanan hingga pelaku berhasil diamankan bersama ketua RT setempat.

Meski tertangkap, pelaku sempat tidak mengakui niatnya. Ia berdalih hanya ingin membuka baut.

“Dia ngakunya cuma mau buka baut, tapi kan enggak mungkin,” ujar Didi kepada iDoPress, Minggu.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah alat seperti kunci, tang, obeng, serta narkotika jenis sabu.

Menurut warga, pencurian pelat besi di JPO tersebut sudah sering terjadi sejak lama.