
JAKARTA, iDoPress - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengeklaim jumlah pengguna transportasi umum di Jakarta meningkat.
Hingga triwulan II 2026, jumlah penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 230,8 juta orang, atau naik 9,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pramono menilai, minat masyarakat menggunakan transportasi umum semakin tinggi seiring membaiknya konektivitas antarmoda di Jakarta.
"Dalam kesempatan ini kami juga ingin menyampaikan tentang mobilitas penggunaan transportasi umum yang mengalami peningkatan yang sangat, sangat, sangat signifikan," kata Pramono saat konferensi pers realisasi APBD Triwulan II Tahun Anggaran 2026 di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Ia menyebut, hingga Juni 2026, jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai 230,8 juta penumpang.
"Masyarakat yang menggunakan TJ, MRT, LRT mencapai 230,8 juta penumpang pada triwulan kedua ini, jadi sampai dengan bulan Juni ini atau naik sekitar 9,7 persen," ujarnya.
Menurut Pramono, kenaikan jumlah penumpang tidak lepas dari semakin baiknya integrasi layanan transportasi umum di Jakarta.
Saat ini, tingkat konektivitas antarmoda telah mencapai sekitar 93 persen.
"Kalau kenaikannya 9,7 persen sudah mendekati angka 27, 28 atau hampir 30 persen. Dulu ketika di awal saya dengan Bang Doel menjabat, konektivitas yang menggunakan baru sekitar 21 sampai 22 persen. Jadi ada peningkatan yang cukup signifikan," katanya.
Pramono optimistis jumlah pengguna transportasi umum akan terus bertambah.
Salah satu pendorongnya adalah rencana peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai yang ditargetkan berlangsung pada Agustus 2026.
"Mudah-mudahan bulan Agustus ini diresmikan dan itu akan menambah konektivitas yang ada di Jakarta," ucapnya.
Ia menargetkan, setelah beroperasi penuh, LRT Jakarta rute tersebut dapat melayani sekitar 80.000 penumpang per hari.
"Saya sangat berharap ketika nanti kita resmikan LRT Jakarta rute dari Kelapa Gading sampai Manggarai, kami menargetkan LRT Jakarta harian mencapai sekitar 80.000 penumpang. Di awal mungkin 50.000 sampai 60.000, tetapi nantinya bisa mencapai 80.000 penumpang," kata Pramono.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang