
JAKARTA, iDoPress - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada 24-26 Juli 2026.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka kongres tersebut pada Jumat (24/7/2026), sedangkan penutupan akan dilakukan Ketua MPR Ahmad Muzani bertepatan dengan puncak Milad ke-49 MUI pada Minggu (26/7/2026).
“Kongres akan dimulai pada hari Jumat pukul 16.00 WIB. Insyaallah dijadwalkan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Haji Prabowo Subianto di Hotel Bidakara,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Amirsyah Tambunan dalam jumpa pers di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Wakil Ketua Umum MUI yang juga Ketua Organizing Committee (OC) KUII VIII, Marsudi Syuhud mengatakan KUII VIII menjadi forum lima tahunan yang mempertemukan berbagai organisasi Islam untuk membahas isu-isu strategis kebangsaan.
Kongres akan diikuti sekitar 87 organisasi kemasyarakatan Islam dari seluruh Indonesia yang berhimpun di bawah naungan MUI.
Menurut Marsudi, kongres tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarorganisasi Islam, tetapi juga wadah untuk menyampaikan gagasan dan masukan terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
“Kritik itu biasa. Nanti dalam kongres ini ada masukan-masukan terhadap pemerintah,” ucap dia.
Ia menjelaskan, kongres akan dibuka dengan Sidang Pleno Ta'aruf yang dihadiri tokoh-tokoh Islam dari berbagai organisasi serta tamu undangan lintas agama.
Selanjutnya, sejumlah sidang pleno akan membahas berbagai isu strategis, antara lain peran lembaga legislatif dalam memperkuat demokrasi, evaluasi kebijakan pemerintah dan agenda pembangunan nasional, penegakan hukum dan keadilan, politik serta keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global, hingga ketahanan dan kedaulatan pangan.
Selain itu, peserta juga akan membahas peta jalan ketahanan dan pertahanan nasional, serta agenda pertumbuhan dan ketahanan ekonomi.
Marsudi mengatakan sejumlah pejabat negara diundang untuk memaparkan kebijakan pemerintah sekaligus berdialog dengan peserta kongres.
Di antaranya Ketua DPR RI Puan Maharani, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrahman, Ketua MA RI Sunarto, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Pangan Zulkifli Hasan, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Ada juga Menko Perekonomian Airlangga Hartato, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Ketua Kadin Anindya Novyan Bakrie, Ketua LPS Anggito Abimanyu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolres Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Mahfud MD, Rocky Gerung, dan lain-lain.
"Tokoh-tokoh umat Islam akan memberikan masukan secara langsung terhadap berbagai kebijakan yang dipaparkan pemerintah," ujar Marsudi.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang