
JAKARTA, iDoPress - Polisi mulai menutup Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, menjelang demo Gerakan Ojol Indonesia Bersatu pada Kamis (2/7/2026).
Pantauan iDoPress di lokasi pukul 13.20 WIB, belum ada massa aksi dari pengemudi ojek online(ojol) yang terlibat di area Jalan Merdeka Selatan.
Sejumlah aparat kepolisian pun masih melakukan persiapan pengamanan unjuk rasa di area depan Gedung BSI Tower.
Water barrier, barikade besi, dan kendaraan taktis mulai disiagakan di area tersebut sebagai batas lokasi gelaran unjuk rasa.
Pembatasan arus lalu lintas sudah diterapkan dari arah Jalan Merdeka Barat maupun Jalan MH Thamrin.
Akses menuju Jalan Merdeka Selatan dari kedua arah tersebut sudah ditutup menggunakan rangkaian water barrier berwarna oranye.
Sejumlah kendaraan roda empat terlihat terpaksa kembali memutar arah di bundaran Patung Kuda untuk mencari jalur alternatif.
Sementara itu, beberapa motor masih terlihat mencoba menerobos penghalang tersebut untuk langsung menuju ke arah Balaikota Jakarta.
Kemudian, jalan dari arah Balaikota Jakarta menuju Bundaran Patung Kuda juga sudah ditutup oleh barrier polisi.
Kendaraan yang ingin menuju ke arah Jalan Merdeka Barat ataupun Jalan MH Thamrin pun harus mengambil rute memutar lewat Jalan H Agus Salim dan menuju ke Jalan Kebon Sirih.
Kondisi arus lalu lintas pun terpantau masih lancar di arah Jalan Merdeka Barat menuju Jalan MH Thamrin maupun sebaliknya.
Sebelumnya diberitakan, Pengemudi ojek online (ojol) se-Jabodetabek yang tergabung dalam Gerakan Ojol Indonesia Bersatu (GOIB) akan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Kamis (2/7/2026) siang.
Aksi ini digelar pukul 13.00 WIB untuk menyuarakan sejumlah tuntutan, mulai dari aturan potongan komisi hingga masalah ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).
Koordinator Aksi GOIB, Irfan Smandu, menyebut aksi ini dilaksanakan untuk menuntut penerapan aturan kesejahteraan mitra ojol yang merata.
"Menyikapi perkembangan dinamika kebijakan ojol yang terjadi, GOIB memutuskan untuk menggelar aksi pada hari Kamis, 2 Juli 2926," kata Irfan saat dihubungi iDoPress melalui pesan singkat, Kamis.