Olahraga

Pengantin Korban WO Marwah Mengaku Masih Trauma dan Kecewa

May 28, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Pengantin korban dugaan penipuan wedding organizer (WO) Marwah, Aldi (32) dan Feny (32), mengaku masih trauma dan kecewa setelah resepsi pernikahan mereka di Bekasi berantakan.

Keduanya mengaku hingga kini masih sulit melupakan kejadian yang seharusnya menjadi momen bahagia dalam hidup mereka.

Terlebih, biaya pernikahan tersebut berasal dari tabungan yang dikumpulkan selama bertahun-tahun.

“Kalau untuk persiapan itu (nabung), alhamdulillah kita sudah sama-sama menyiapkan tabungan masing-masing sejak lama,” ujar Aldi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (28/5/2026).

Menurut Aldi, tabungan itu dikumpulkan dari hasil bekerja dan telah dipersiapkan jauh sebelum hari pernikahan digelar.

Ia mengatakan, setelah dana terkumpul, dirinya dan Feny tinggal memantapkan rencana untuk melangsungkan resepsi pada tahun ini.

Namun, harapan tersebut pupus setelah acara mereka diduga tidak ditangani dengan baik oleh WO yang telah menerima pembayaran sebesar Rp 85 juta.

“Jadi uang sudah terkumpul, tinggal memantapkan rencana untuk melaksanakan pernikahan di tahun ini. Walaupun ternyata acaranya enggak sesuai yang kita inginkan,” kata Aldi.

Meski masih kecewa, Aldi berharap kasus tersebut segera menemukan titik terang. Ia meminta pemilik WO Marwah segera ditangkap dan bertanggung jawab atas kerugian yang dialami para korban.

“Belum ada info lagi perihal tersangka. Kalau untuk laporan insya Allah sudah lengkap semua. Untuk pencarian sudah dilaksanakan hari Senin, tinggal nunggu panggilan selanjutnya aja,” ujar Aldi.

Sebelumnya, Aldi dan Feny melaporkan WO asal Cakung, Jakarta Timur, bernama Marwah ke Polres Metro Jakarta Timur pada Minggu (24/5/2026) malam atas dugaan penipuan.

Laporan itu dibuat setelah resepsi pernikahan mereka yang digelar di Islamic Centre Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Sabtu (23/5/2026), berlangsung kacau.

Aldi mengatakan, WO Marwah diduga tidak menjalankan kewajibannya dalam menyediakan paket resepsi pernikahan meski pembayaran telah dilunasi.

“Barang bukti masih di digital semua. Chat, semua transaksi, surat pernyataan yang tanda tangan, foto-foto ada semua dari owner-nya,” kata Aldi di Mapolres Metro Jakarta Timur, Minggu malam.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang