Olahraga

LRT Jakarta Diperpanjang dari Manggarai hingga Dukuh Atas, Investasi Bertambah Rp 2,7 Triliun

May 20, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress -Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan proyek Light Rail Transit (LRT) atau sistem kereta api ringan perkotaandi Jakarta akan diperpanjang dari Manggarai hingga Dukuh Atas.

Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan masukan berbagai pihak serta kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kemarin saya sudah memutuskan dalam rapat setelah mendapatkan masukan, saran, pertimbangan, dan juga kemampuan fiskal Pemerintah DKI Jakarta, untuk LRT yang diputuskan adalah extension dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas untuk menuntaskan satu jalur mulai dari Velodrome sampai dengan Dukuh Atas,” ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Sebelumnya, Pramono sempat mempertimbangkan dua opsi pengembangan LRT Jakarta, yakni memperpanjang jalur Dukuh Atas-Manggarai atau membuka jalur baru menuju kawasan PIK 2.

Namun, dalam rapat yang digelar di Balai Kota Jakarta pada Rabu (20/5/2026), Pemprov akhirnya memilih menuntaskan jalur Velodrome-Dukuh Atas terlebih dahulu.

Dengan perpanjangan tersebut, panjang lintasan LRT Jakarta nantinya menjadi sekitar 14,2 kilometer.

Sebelumnya jalur yang direncanakan memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer.

Selain itu, jumlah stasiun juga bertambah menjadi 12 stasiun.

“Kemudian ada penambahan investasi ataupun anggaran kurang lebih Rp 2,7 triliun,” kata Pramono.

Pramono menjelaskan, jalur Manggarai-Dukuh Atas dipilih agar trase LRT tersebut dapat tersambung secara utuh dan tidak setengah-setengah.

Sementara itu, untuk pengembangan jalur ke wilayah utara dan barat Jakarta, Pemprov DKI akan melanjutkan pembahasan trase Velodrome-JIS-Ancol hingga menuju PIK 2 dan Bandara Soekarno-Hatta.

Saat ini, rute yang sudah selesai baru sampai kawasan Ancol.

Pramono juga meminta Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang baru, Budi Awaluddin, untuk segera menyelesaikan kajian trase lanjutan dari Ancol menuju PIK 2 hingga Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut dia, pengembangan jaringan transportasi berbasis rel itu akan memperkuat konektivitas antarkawasan di Jakarta dan wilayah sekitarnya.

“Maka kalau itu bisa dilakukan, semua loop dan juga utara-selatan maupun tengah yang nanti akan ada MRT dari Balaraja-Cikarang, itulah yang akan membuat konektivitas di Jakarta menjadi semakin baik,” kata Pramono.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang