
JAKARTA, iDoPress – Hanya dalam hitungan sekitar sepekan, pagar tinggi yang sempat berdiri di depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Menteng Dalam, Jakarta Selatan, melewati perjalanan yang tak biasa.
Mulai dari dipasang, memicu spekulasi di media sosial, mengundang respons pengelola hingga Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, sebelum akhirnya dibongkar.
Saat iDoPress mendatangi lokasi pada Minggu (2/8/2026) sore, pagar setinggi sekitar dua meter yang sebelumnya membentang di sisi luar mal sudah tak lagi terlihat.
Area depan mal kembali terbuka seperti semula. Pejalan kaki dapat melintas tanpa terhalang pagar yang sebelumnya memisahkan trotoar dengan area luar pusat perbelanjaan tersebut.
Meski pagar telah hilang, jejak keberadaannya masih terlihat. Sejumlah angkur besi bekas dudukan pagar masih menancap di tembok beton.
Di sepanjang area itu juga masih berjajar sejumlah traffic cone berwarna oranye.
Seorang petugas keamanan yang berjaga mengaku tidak mengetahui kapan tepatnya pagar tersebut dibongkar.
"Saya kurang paham, dicopot semalam atau bukan, saya kurang tahu, karena tidak pas jaga," ujar petugas yang enggan disebutkan namanya.
Beberapa hari sebelumnya, pagar tersebut menjadi perhatian publik setelah foto-fotonya beredar luas di media sosial.
Kemunculan pagar memunculkan beragam spekulasi. Tidak sedikit warganet mengaitkannya dengan isu demonstrasi yang disebut-sebut akan berlangsung pada Agustus 2026.
Di tengah ramainya perbincangan itu, pihak Mal Kota Kasablanka memberikan penjelasan.
Seorang petugas keamanan mengatakan, pagar yang dipasang di depan mal merupakan bagian dari proyek internal yang tengah dikerjakan pengelola.
"Jadi sebetulnya pemasangan pagar itu masih masuk proyek Mal Kokas 2, tapi memang baru dipasang baru-baru ini," ujar petugas tersebut kepada iDoPress, Jumat (31/7/2026).
Penjelasan lebih rinci kemudian disampaikan Direktur Marketing Pakuwon Group sekaligus Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Sutandi Purnomosidi.
Ia membantah anggapan bahwa pagar dipasang untuk mengantisipasi situasi keamanan tertentu ataupun aksi demonstrasi.