Keuangan

Kejar Target Layanan Air 100 Persen, PAM JAYA Siapkan Revitalisasi 4 IPA di Jakarta

Jun 25, 2026 IDOPRESS

iDoPress – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PAM JAYA, terus mengejar target cakupan layanan air minum perpipaan 100 persen pada 2029.

Target tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 48 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Cakupan Layanan Air Minum Perpipaan.

Untuk mendukung pencapaian target itu, PAM JAYA menyiapkan rencana pemilihan calon mitra strategis untuk revitalisasi dan pembangunan empat instalasi pengolahan air (IPA) di Jakarta.

Sebagai langkah awal, PAM JAYA mengundang korporasi dan badan usaha nasional maupun internasional untuk mengikuti proses penjajakan minat pasar atau market sounding.

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin mengatakan, penjajakan minat pasar dilakukan untuk memperoleh gambaran awal mengenai ketertarikan, masukan, serta potensi partisipasi badan usaha terhadap rencana pemilihan calon mitra strategis yang akan dilaksanakan pada tahap berikutnya.

“PAM JAYA berkomitmen menjalankan seluruh tahapan penjajakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan serta peraturan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima iDoPress, Kamis (25/6/2026).

Adapun rencana revitalisasi dan pembangunan IPA tersebut menjadi bagian dari modernisasi infrastruktur sistem penyediaan air minum (SPAM) yang memanfaatkan sumber air baku dari sejumlah sungai utama di Jakarta.

Empat proyek yang disiapkan PAM JAYA meliputi revitalisasi IPA Condet berkapasitas 1.000 liter per detik (lps) dengan pasokan air baku dari Sungai Ciliwung.

Kemudian, revitalisasi IPA Muara Karang berkapasitas 750 lps yang mengandalkan pasokan air baku dari Kali Angke.

Selanjutnya, pembangunan IPA Semanan berkapasitas 200 lps yang akan memanfaatkan air baku dari Kali Angke melalui intake Duri Kosambi.

PAM JAYA juga menyiapkan pembangunan IPA Kanal Banjir Barat 2 (KBB 2) berkapasitas 500 lps dengan air baku dari aliran Kanal Banjir Barat.

Mitra inisiator

Dalam rencana tersebut, PAM JAYA telah menetapkan Konsorsium PT Chandra Tirta Karian–PT Krakatau Tirta Industri sebagai mitra inisiator awal.

Konsorsium tersebut menjadi inisiator untuk revitalisasi IPA Condet dan IPA Muara Karang, serta pembangunan IPA Semanan dan IPA KBB 2 beserta fasilitas pendukung sesuai dengan studi kelayakan.

Sebagai mitra inisiator, Konsorsium PT Chandra Tirta Karian–PT Krakatau Tirta Industri memiliki hak right to match.

Sehubungan dengan hal itu, penjajakan minat pasar dilakukan sebagai bagian dari rencana pemilihan calon mitra strategis untuk Proyek Revitalisasi dan Pembangunan IPA PAM JAYA.