Ai

Ditemani Istri dan Anak, Korban PHK Ini Berburu Harapan di Job Fair Depok

Aug 4, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Seorang pria berpakaian rapi dengan tas hitam berisi berkas lamaran kerja melangkah memasuki area Job Fair Kota Depok 2026, Jawa Barat.

Di belakangnya, langkah-langkah kecil seorang balita setia mengikuti sang ayah, sementara istrinya berjalan mendampingi.

Keluarga itu datang dengan harapan yang sama, menemukan peluang baru setelah badai pemutusan hubungan kerja (PHK) menghantam kehidupan keluarga mereka.

Pria itu bernama Iwan (42). Bersama istrinya, Aisyah (40), ia rela menghabiskan hari di Job Fair Kota Depok 2026 demi berburu lowongan pekerjaan.

Bahkan, Aisyah juga berencana melamar pekerjaan agar peluang keluarga mereka memperoleh penghasilan kembali semakin besar.

Sejak Iwan terkena PHK dari perusahaan logistik tempatnya bekerja pada awal tahun ini, belum ada pekerjaan tetap yang bisa diandalkan untuk menghidupi ketiga anak mereka yang masih membutuhkan biaya pendidikan.

Selama tujuh bulan terakhir, dia bertahan dengan pekerjaan lepas (freelance) sambil terus berikhtiar mengirim lamaran ke berbagai perusahaan.

Meski begitu, Iwan mengaku, keluarganya mulai menggunakan uang tabungan untuk menambal kekurangan untuk kebutuhan sehari-hari.

"So far masih mencukupi. Tapi ya itu (tabungan) semakin terpakai. Makanya kalau bisa sih dapat kerja secepatnya," ujar Iwan saat ditemui di sela job fair di Depok Town Square (Detos), Depok, Selasa (4/8/2026).

Selama menganggur, Iwan mengaku sudah beberapa kali mengikuti proses wawancara. Namun, hingga kini belum ada satu pun yang berujung pada tawaran kerja.

Menurut dia, tantangan terbesar dalam mencari kerja bukanlah usianya yang telah menginjak 42 tahun, melainkan ketatnya persaingan di pasar tenaga kerja.

"Sudah interview,tapi susah (keterimanya). Karena kan saingan semakin banyak. Mungkin posisinya sedikit, tapi yang melamar banyak," ujarnya.

Kendati demikian, Iwan tetap optimistis dia akan mendapatkan pekerjaan baru.

Sebab dia percaya, perusahaan tetap membutuhkan tenaga kerja berpengalaman sesuai kebutuhan masing-masing.

"Kalau yang fresh graduate ada sendiri, yang pengalaman ada sendiri. Ada space-nya masing-masing, tergantung pekerjaannya," kata dia.