Ai

6 Prioritas Polri pada 2027: Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Jun 17, 2026 IDOPRESS

JAKARTA, iDoPress - Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan, institusinya memiliki enam sasaran prioritas dalam rencana kerja pada 2027.

Pada 2027, rencana kerja Korps Bhayangkara itu mengangkat tema "Polri Siap Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri".

Adapun sasaran prioritas pertama Polri pada 2027 adalah meningkatkan sinergitas dengan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait dalam rangka mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat secara proaktif.

"B, meningkatkan transparansi dan efisiensi penanganan perkara serta memperkuat adaptivitas penanganan kejahatan oleh Polri," ujar Dedi dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, dikutip dari siaran Youtube TVR Parlemen, Rabu (17/6/2026).

Ketiga adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik Polri melalui layanan digital yang semakin inovatif.

Keempat, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Polri yang adaptif, kompeten, dan berintegritas melalui internalisasi nilai-nilai budaya organisasi.

"E, meningkatkan infrastruktur teknologi kepolisian yang modern guna mendukung pelaksanaan tugas dengan memanfaatkan Big Data dan AI," ujar Dedi.

Sasaran prioritas terakhir Polri adalah meningkatkan tata kelola dan model operasional organisasi.

Minta Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun

Dalam kesempatan tersebut, Polri juga mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 66,1 triliun untuk anggaran 2027.

Tambahan anggaran itu untuk memenuhi kebutuhan belanja pegawai, pengadaan kendaraan listrik pelayanan masyarakat, hingga persiapan pengamanan pemilihan umum (Pemilu) 2029.

Dedi menjelaskan, tambahan anggaran tersebut terdiri atas belanja pegawai sebesar Rp 4,5 triliun, belanja barang Rp 20,9 triliun, dan belanja modal Rp 40,6 triliun.

Untuk belanja pegawai, Dedi mengatakan, anggaran tambahan diprioritaskan bagi sejumlah kebutuhan personel Polri.

"Belanja pegawai sebesar Rp4,5 triliun rupiah yang diprioritaskan untuk pemenuhan perubahan batas usia pensiun, pemenuhan kenaikan remunerasi 80 persen, pemenuhan kekurangan gaji rutin dan tunjangan, rencana intake Polri untuk tahun anggaran 2027," kata dia.

Selain itu, Polri mengusulkan tambahan belanja barang sebesar Rp20,9 triliun untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan persiapan agenda nasional.

“Yang diprioritaskan untuk pembiayaan BMP dan listrik tahun anggaran 2026, penambahan alokasi anggaran dukops Bhabinkamtibmas, pengadaan perlengkapan dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu tahun 2029, Penambahan alokasi anggaran lidik sidik tindak pidana,” kata Dedi.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang